Wujudkan Pasar Aman Bahan Berbahaya

  • Whatsapp
KOMITMEN: Bupati BS, Gusnan Mulyadi, dan Wabup, H. Rifai, saat penandatanganan komitmen program pasar aman dari bahan berbahaya di BS

KOTA MANNA – Pemkab BS bersama BPOM Provinsi Bengkulu serta lintas sektoral berkomitmen mewujudkan pasar aman dari bahan berbahaya, jajanan anak sekolah dan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) tahun 2021. Program ini diharapkan dapat terbentuknya desa pangan aman, serta jajanan anak sekolah dan pasar yang ada di BS jauh dari bahan berbahaya bagi kesehatan.

Komitmen ini juga diharapkan kerja sama dengan dinas terkait dalam hal pengawasan dan edukasi keamanan pangan. “Jangan sampai penyalahgunaan bahan berbahaya masih ditemukan dalam pangan. Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap keamanan pangan menjadi salah satu faktor penyebab masih banyaknya tingkat penyalahgunaan bahan berbahaya ini. Selain itu, faktor penyebab lain seperti kemudahan memperoleh bahan berbahaya, harga yang relatif murah tentunya untuk mewujudkan pasar dan pangan aman perlu kerjasama lintas sektor,” ujar Kepala BPOM Provinsi Bengkulu, Syafrudin.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Bupati BS, Gusnan Mulyadi, mengatakan pertemuan advokasi dan komitmen Pemkab atas program pasar aman dari bahan berbahaya, bertujuan agar Pemkab dan lintas sektor terkait dapat berpartisipasi untuk melakukan pengawasan peredaran bahan berbahaya di pasar tradisional, maupun di sekolah dan desa dengan menganggarkan program dan kegiatan ke dalam agenda pembangunan daerah.

“Pemkab Bengkulu Selatan tentunya berkomitmen untuk selalu mengeduksi dan mengawasi agar semua pangan bebas bahan berbahaya. Apalagi saat ini Pasar Ampera ditetapkan salah satu peserta dalam penilaian lomba tingkat nasional,” demikian Gusnan. (one)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *