Terkonfirmasi Covid, Seorang ASN Meninggal, Warga Diminta Waspada!

  • Whatsapp
PROKES: Proses pemakaman warga terkonfirmasi covid-19 dilakukan dengan mengedepankan prokes secara ketat.

KOTA MANNA – Jumlah warga BS yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif covid-19 bertambah. Berdasarkan data Satgas Penanggulangan dan Penanganan Covid-19 BS, salah seorang ASN Pemkab BS warga Kecamatan Kota Manna harus dimakamkan secara protokol kesehatan (prokes) covid-19.

Setelah sebelumnya yakni pada 28 Maret dilarikan ke RSHD Manna dan sempat menjalani perawatan selama tiga hari pasca terkonfirmasi positif covid-19. Kemudian, sehari setelahnya atau pada 29 Maret dilakukan tes swab antigen dengan hasil positif covid-19. Namun, pada hari Kamis (1/4) siang pasien tersebut meninggal dunia. Kemudian dimakamkan dengan prokes pencegahan covid-19 secara ketat oleh tim Satgas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Maria Affan Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Kota Manna.

Bacaan Lainnya

“Memang betul ada tambahan kasus baru warga terkonfirmasi covid-19 meninggal dunia. Pemakaman dilakukan pada hari Kamis (1/4) sekitar pukul 10.00 WIB dengan prokes ketat,” ujar Sekretaris BPBD BS, Assilawati, SE, M.Si dihubungi Rasel via telepon Jumat (2/4).

Ia meneruskan, setelah pemakaman dilakukan. Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 kemudian kembali ke rumah duka untuk memberikan edukasi terkait pencegahan paparan virus corona. “Dengan tambahan tersebut, total warga meninggal terkonfirmasi positif covid-19 di BS mencapai 18 orang. Sedangkan isolasi mandiri, sebanyak 12 orang,” sambungnya.

Sedangkan jumlah total keseluruhan kasus warga terkonfirmasi virus corona mencapai 179 orang. Rinciannya sebanyak 140 konfirmasi sehat, satu konfirmasi di rawat, 21 konfirmasi mandiri dan 18 orang konfirmasi meninggal dunia. “Adanya tambahan kasus tersebut kami tegaskan agar warga selalu berhati-hati dan waspada. Tetap patuhi prokes secara ketat dan jauhi kerumunan,” tegas Assilawati.

Sementara untuk jumlah warga dinyatakan sembuh covid-19 terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data rilis Satgas Penanggulangan dan Penanganan covid-19 tingkat kabupaten pada Rabu (31/3), warga terkonfirmasi covid-19 mencapai 179 orang. Rinciannya 140 konfirmasi sehat, satu konfirmasi di rawat, 21 konfirmasi isolasi mandiri serta 17 orang konfirmasi meninggal dunia.

Kemudian data terbaru Jumat (2/4), warga yang dinyatakan sembuh dan tidak lagi menjalani isolasi, sebanyak 9 orang. Sehingga total warga yang terkonfirmasi sehat sebanyak 149 orang, konfirmasi dirawat satu orang, isolasi mandiri 12 orang dan meninggal dunia 18 orang. “Hal ini tentu berdampak baik bagi kondisi lingkungan dan sosial masyarakat. Namun demikian, warga agar tetap diimbau agar mematuhi prokes secara ketat. Baik berada di lingkungan kerja, lingkungan umum ataupun sedang berbelanja di pasar,” pungkas Assilawati. (cw2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *