Pencairan DD Baru 9,81 Persen

  • Whatsapp
Sertifikasi Hasil Pembangunan Tahun 2019 di Desa Lubuk Tapi Kecamatan, Ulu Manna

BENGKULU – Pencairan Dana Desa tahap pertama hingga 30 Maret 2021 di Provinsi Bengkulu mencapai 9,81 persen. Sejumlah desa masih lamban menyiapkan persyaratan untuk pencairan DD.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Syarwan mengatakan, baru ada enam kabupaten yang telah mencairkan DD, yakni Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Seluma Kaur dan Mukomuko.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap desa bisa menyelesaikan persyaratan untuk pencairan DD, paling tidak mencairkan anggaran untuk penanganan covid sebesar 8 persen terlebih dahulu,” kata Syarwan yang ditemui di kantor Gubernur, Rabu (31/3).

Dia mengatakan, pencairan ini penting dilakukan mengantisipasi adanya warga yang terjangkit covid – 18. Pengobatan dapat menggunakan anggaran DD, sehingga kasus Covid – 19 tidak meluas di desa tersebut. “Sehingga jika DD sudah dicairkan paling tidak dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, di masa pandemi saat ini masyarakat dilarang beraktifitas diluar rumah, seperti kerumunan yang dilarang sehingga ekonomi masyarakat juga menurun. Sehingga dengan adanya DD ini masyarakat dapat terbantukan. “Jadi paling tidak ada bantuan dari pemerintah,” kata Syarwan.

Seperti diketahui pagu DD untuk Provinsi Bengkulu saat ini mencapai Rp 1.805.020.660.000. Dengan pagu terbesar ada di Bengkulu Utara yakni Rp 170 miliar, disusul Kaur Rp 147 miliar, Seluma Rp 141 miliar, Mukomuko Rp 123 miliar, Rejang Lebong, 113 miliar, Bengkulu Tengah Rp 112 miliar, Bengkulu Selatan Rp 110 miliar, Kepahiang Rp 86 miliar dan Lebong Rp 79 miliar. (cia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *