Pastikan Seleksi Capas Tanpa Titipan

  • Whatsapp
SELEKSI: Proses seleksi capas dilakukan secara ketat dengan melibatkan TNI, POLRI dan PPNI

KOTA MANNA – Tahapan seleksi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten BS dimulai, Selasa (6/4). Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Santono didampingi Kabid Layanan Kepemudaan Nurmala Dewi S.Sos menegaskan, tidak ada istilah titipan dalam proses seleksi tersebut.

Pihaknya bersama TNI-POLRI, Purna Paskibraka Nasional Indonesia (PPNI) dan Dinas Kesehatan BS memastikan syarat dan ketentuan calon paskibraka (capas) sesuai dengan syarat atau standar nasional. Ini agar Pemkab BS mendapatkan capas yang berkualitas. “Kami mau anggota paskib daerah kita ini, memang yang layak. Tidak ada istilah intervensi atau titipan,” tegas Santono.

Bacaan Lainnya

Dalam proses seleksi, pihaknya tak ingin main-main dalam menentukan pemuda-pemudi terbaik, termasuk menolak adanya titipan dari orang tertentu. Apalagi, di tengah pandemi covid-19 saat ini. Jumlah peserta dibatasi, pelaksanaannya pun dilakukan dengan memperhatikan prokes covid-19 yang ketat. “Dulu peserta sampai 200an orang, sekarang kita batasi 70 orang atau 35 pasang capas,” ungkapnya.

Seleksi tahap pertama, materi yang diujikan adalah parade yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, kesehatan hingga postur tubuh masing-masing peserta. Tinggi badan harus memenuhi standar, yakni putri minimal 162 – 170 centimeter dan putra 167 – 180 centimeter. “Besok Rabu (7/4), seleksinya soal PBB, Samapta, Psikotes, Kesehatan dan kebugaran, pengetahuan kesenian daerah dan umum. Permenpora nomo 14 tahun 2017 menjadi pedoman kami dalam seleksi ini,” ungkapnya. (yip)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *