Nelayan Hilang Diterjang Gelombang Tinggi

  • Whatsapp
ilustrasi

BENGKULU – Tim basarnas masih mencari satu nelayan yang hilang di kawasan Lentera Merah Pulau Baai Bengkulu akibat diterjang ombak, pada Rabu (21/4). Pencairan dilakukan sejak pagi hari dengan menurunkan satu tim yang terdiri dari 10 orang dan juga penyelam.

Kepala Kantor Basarnas Bengkulu, Abdul Malik mengatakan sebelumnya ada dua orang nelayan pergi memancing pada selasa (20/4) menggunakan perahu motor. Namun pada Rabu pagi sekitar pukul 04.00 WIB, saat sedang memancing tiba-tiba ada ombak datang menerjang mereka yang akibatnya kedua nelayan ini terjatuh ke laut.

Bacaan Lainnya

Satu nelayan dinyatakan hilang atas nama Nur (33), sedangkan satu lagi berhasil selamat, “Kedua korban merupakan warga kota Bengkulu, satu selamat dan satu masih dalam pencarian,” kata Abdul.

Abdul menjelaskan korban yang masih dalam pencarian itu kejadiannya terjadi dilentera merah dengan Koordinat Prediksi LKK (3°54’28.03″S 102°17’3.47″E ) atau 281.88°/1.63NM Garis Lurus dari Dermaga pulau Baai Bengkulu. “Upaya pencairan dengan teknik selam. Pencairan ini juga melibatkan Polair dan juga nelayan,” katanya.

Abdul meminta agar nelayan yang mencari ikan lebih waspada karena cuaca yang tiba-tiba ekstrim bisa membahayakan nyawa para nelayan. “Pastikan saat memancing memperhatikan kondisi cuaca,” demikian Abdul. (cia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *