Komitmen Jadikan BS Kota Hafiz

  • Whatsapp
pelaksanaan proses wisuda STIT Q ke XVII, Rabu (31/3)

KOTA MANNA – Wakil Bupati BS, H. Rifai Tajuddin menyampaikan komitmen pihaknya untuk mewujudkan BS sebagai kota para hafiz Alquran. Selain akan menjadikan BS sebagai kabupaten religius, juga mencetak generasi yang berkarakter dan berprestasi. Untuk merealisasikannya, Pemkab BS akan bekerjasama dengan pondok tahfidz quran yang ada di daerah ini.

“Saat ini, ada banyak pondok tahfidz quran di wilayah BS. Maka dari itu, kami akan memaksimalkan program tersebut untuk mewujudkan BS menjadi kota hafidz. Sebab, budaya tahfidz quran sangatlah baik untuk pembinaan karakter generasi muda BS,” ujar Wabup disela kata sambutannya di acara Wisuda ke XVII Kampus STIT-Q Manna, kemarin (31/3).

Bacaan Lainnya

Diteruskannya, implementasi budaya dan pembelajaran hafidz quran akan dimulai sejak pembelajaran di satuan pendidikan dasar, SMP hingga ke perguruan tinggi. Dengan demikian, maka ilmu agama di tengah masyarakat akan semakin mengakar kuat.

“Betapa pentingnya ilmu agama dan pendidikan Alquran ini. Untuk itu, kami berharap agar kerjasama dan dukungan masyarakat secara penuh guna mewujudkan program ini,” tuntas Wabup.

Sementara itu, H. Abdul Mughni, M.Ba selaku Pimpinan Yayasan Affan Al-Quraniyah Manna sekaligus pemimpin Pondok Tahfidz Al-Quraniyah mengapresiasi komitmen Pemkab BS itu. Menurutnya, salah satu cara yang ditempuh yakni dengan mengakomodir keinginan peserta didik di BS yang ingin menjadi tahfidz quran. Bahkan, pihaknya tidak membebankan biaya apapun alias diberikan beasiswa secara penuh hingga usai masa pendidikan.

“Sejak dibuka awal tahun 2018 lalu, Alhamdulillah sudah puluhan tahfidz quran yang sudah kami cetak. Bahkan, para peserta yang hadir bukan hanya dari wilayah BS. Melainkan dari seluruh penjuru kota di Indonesia,” ujarnya.

Di Era kemajuan zaman 4.0 saat ini, menurut H. Mughni, menghafal Alquran bukanlah perkara yang sulit. Tinggal lagi kemauan dan tekad yang kuat dari nurani peserta didik. Bahkan, orang yang tidak sekolah khusus agama islampun bisa menghafal quran.

“Kami dalam melaksanakan program tahfidz quran ini bekerjasama dengan dua lembaga islamic center. Pertama dengan Universitas Ummul Quro di Mekkah dan Universitas Wadi Mubarak Bogor. Setelah hafal 30 juzz al-quran, santri bebas memilih untuk melanjutkan studinya hingga ke mancanegara,” sambungnya.

Maka dari itu, kata H. Mughni jika masyarakat BS berminat untuk menjadi tahfidz quran. Silahkan secara langsung mendaftarkan diri ke Pondok Tahfidz Quran Al-Quraniyah Manna yang beralamat kompleks perkantoran Yayasan Affan Al-Quraniyah Manna. Peserta didik cukup melampirkan ijazah terakhir beserta kelengkapan data diri.

“Nanti calon peserta akan diseleksi terlebih dahulu. Ketika dinyatakan sudah lolos, maka akan mengikuti pendidikan selama dua tahun, hingga betul-betul hafidz quran,” pungkasnya. (cw2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *