Kios dan Los Pasar Inpres Ditinggal Pedagang

  • Whatsapp
MASIH SEPI: Pedagang masih banyak yang enggan berjualan di los dan kios yang disediakan oleh pemerintah, mereka malah memilih berjualan di luar

BINTUHAN – Meski terus diminta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Kaur, agar para pedagang pasar tradisional di Pasar Inpres Kota Bintuhan menempati kios dan los pasar. Namun masih banyak pedagang yang enggan menempati los dan kios yang masih kosong tersebut.

Padahal, los dan kios dibangun demi kenyaman serta ketertiban pedagang dan pembeli. “Baru beberapa pedagang yang menempati kios dan los pasar Inpres. Sebagian malah memilih berjualan di luar los, Kita menghimbau kepada pedagang yang masih berada di luar pasar untuk segera masuk dan menempati kios pasar Inpres ini,” kata Kabid Perdagangan Diskoperindag UKM Kaur, Agus Supianto S.IP (29/3).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Agus, Pemkab Kaur telah menyelesaikan pembangunan gedung pasar modern tersebut. Dimana pasar Inpres yang dibangun pada tahun 2019 melalui Dana Alokasi Khusus Tugas Pembantuan (DAK TP) Rp 4 Miliar lebih yang bersumber dari Kementerian Perdagangan RI itu, ada 38 kios dan los rinciannya los 17 unit, kios 31 unit dengan rincian 21 kios ukuran 3×4 meter sisanya 10 buah ukuran 2×3 meter.

Namun sayang semenjak diresmikan dan dibagikan ke pedagang, baru sebagian kecil pedagang yang selama ini berjualan di luar kios dan los pasar yang menempati los pasar Inpres itu. “Alasannya sepilah, padahal kalau semuanya tertib pindah kedalam tentu akan ramai, di kios atau los pasar ini sudah lengkap fasilitas kita sediakan dan juga pedagangnya sudah ditata dan tidak campur antara pedagang sayur dan daging. Makannya pedagang yang masih berjualan di luar area pasar untuk masuk ke dalam pasar,” himbaunya.

Ditambahkannya, pihaknya dalam nanti akan melakukan penertiban para pedagang pasar Inpres yang masih berjualan di luar padahal mereka telah mendapatkan jatah kios di pasar tersebut. Hal ini untuk memusatkan seluruh kegiatan jual beli dalam bangunan pasar inpres itu. Juga pihaknya akan rutin mengecek pedagang yang berjualan di luar pasar tradisional. “Pedagang yang masih bandel dan tetap berjualan di luar pasar kita akan mengambil tindakan tegas untuk menertibkan pedagang itu nantinya,” tutupnya.(jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *