Kebisingan Knalpot Racing, Warga Kejar Remaja Pakai Parang

  • Whatsapp
DIBINA: Lima remaja asal Padang Guci diberi nasihat oleh Anggota Sat Lantas Polres BS karena mengendarai sepeda motor knalpot racing

PASAR MANNA – Lima remaja lelaki asal Padang Guci (Paguci), Kaur, Rabu (28/4), diamankan Sat Lantas Polres BS. Mereka diamankan setelah tiga unit sepeda motor mereka, ditinggalkan di Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna setelah dikejar warga menggunakan parang.

Kapolres BS, AKBP. Deddy Nata, SIK melalui Kasat Lantas, Iptu Eka Hendra A, STK, SIK didampingi Kanit Tilang, Bripka Usdi, mengatakan, tiga unit motor para remaja tersebut sengaja ditinggalkan karena dikejar warga. Hal itu lantaran warga kesal dengan motor yang mereka kendarai memakai knalpot racing yang menganggu ketemteraman warga.

Bacaan Lainnya

Para remaja tersebut dikejar warga menggunakan parang saat melintas di wilayah Desa Batu Lambang sekitar pukul 01.02 WIB. Lima remaja itu mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot racing.

Saat berpapasan dengan warga, mereka sengaja mengegas sepeda motor mereka hingga mengeluarkan suara bising. Suara itu jelas saja membuat warga terganggu. Apalagi salah satu sepeda motor mereka nyaris menabrak pengendara lain.

Aksi ugal-ugalan tersebut membuat emosi warga tersulut. Salah seorang warga mengeluarkan parang lalu mengejar para remaja tersebut. Merasa keselamatan mereka terancam, kelima remaja itu kabur meminta pertolongan warga lain dengan sepeda motor ditinggal begitu saja. “Sepeda motor milik lima remaja ini kami amankan. Memang memakai knalpot racing dan suaranya sangat bising,” tegas Usdi.

Setelah diamankan, kelima remaja tersebut diberi nasihat oleh polisi. Sementara sepeda motor mereka, disanksi tilang. Kendaraan mereka akan dikurung selama satu bulan karena diduga juga ikut aksi balap liar. “Kami beri sanksi tilang, sepeda motornya dikurung waktu lama untuk memberi efek jera. Sementara kelima remaja tersebut setelah diberi nasihat, sudah dibolehkan pulang,” tutup Usdi. (yoh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *