Duel Saat Menunggu Berbuka Puasa: Main Pisau, Tertusuk Adik Sendiri

  • Whatsapp
LUKA TUSUK: Salah satu korban yang mengalami luka tusuk usai terjadi perkelahian di jembatan padang guci

TANJUNG KEMUNING – Tiga pemuda asal Kecamatan Tanjung Kemuning akhirnya sepakat berdamai dan menyelesaikan secara kekeluargaan, pasca berkelahi hingga dua di antaranya terkena sabetan senjata tajam jenis pisau, dan satu lainnya luka di bagian kepala. Kesepakatan damai ini disampaikan kepada Polsek Tanjung Kemuning, beberapa jam setelah perkelahian terjadi di Jembatan Padang Guci Desa Padang Kedondong Kecamatan Tanjung Kemuning sekitar pukul 17.45 WIB, Selasa (20/4).

“Ketiganya sepakat berdamai dan tidak akan memperpanjang perkara ini. Akan diselesaikan secara kekeluargaan,” tegas Kapolres Kaur, AKBP. Dwi Agung Setyono, SIK, MH, melalui Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu. Rabnus Supardi, S.Sos.

Bacaan Lainnya

Ketiga pemuda yang terlibat perkelahian berinisial Id (22), warga Desa Padang Kedondong, Be (19), dan adik kandungnya berinisial MAP (15), warga Desa Tanjung Bulan. Peristiwa berawal ketika Id sedang nongkrong di pangkal jembatan, tiba-tiba MAP melempar batu ke arah besi jembatan. Sialnya, batu tersebut memantul dan mengenai sepeda motor Id.

Ribut mulut antara keduanya terjadi. Melihat itu, Be, saudara kandung MAP, mengeluarkan pisau dan langsung menyerang hingga melukai tangan Id. Belum berhenti, Be justru semakin membabi buta menghunuskan pisaunya.

Apesnya, pisau tersebut justru mengenai lengan kanan MAP, adiknya sendiri. Perkelahian berlanjut sampai ke bawah jembatan. “Untuk MAP mengalami luka tusuk di tangan kanan, kakaknya luka di bagian kepala. Sedangkan Id mengalami luka tusuk di bagian tangan kiri dan luka lecet di kaki,” beber Kapolsek.

Disampaikan Kapolsek, kejadian ini dipicu lantaran Id tidak terima saat MAP melempar batu dan mengenai motornya. Namun kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Dari kedua belah pihak, tidak ada yang melapor secara resmi ke Polisi. Kondisi ketiganya juga sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas dan sudah dibolehkan pulang dan berada di rumah masing-masing,” tuntas Kapolsek. (jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *