Diseret Ombak, Siswi SMK di Kaur Tewas

  • Whatsapp
KORBAN: Salah seorang korban yang dibawa ke Puskesmas Nasal saat menjalani perawatan medis

NASAL – Ganasnya ombak lautan Samudera Hindia, kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua remaja putri warga Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal, terseret ombak laut kawasan Dusun Sukamulya Desa Pasar Baru Kecamatan Nasal, tidak jauh dari Pantai Laguna Samudera. Satu orang dinyatakan tewas sementara satu orang lainnya berhasil selamat.

Peristiwa sekitar pukul 15.15 WIB, Rabu (26/5), di Dusun Sukamulya Desa Pasar Baru, menyebabkan Tiara (16), peserta didik kelas X SMK di Kecamatan Nasal, tidak dapat diselamatkan. Sementara rekannya yang berasal dari desa yang sama, Siti Amina (21), berhasil diselamatkan meski sama-sama sempat terseret ombak. “Satu korban tewas meski sempat diberikan pertolongan oleh warga. Sementara satu orang lainnya, selamat!” tegas Kapolres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono, SIK, MH, melalui Kapolsek Nasal, Iptu. Danang Purwanto.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Kapolsek, sekitar pukul 15.00 WIB, kedua korban mandi di laut belakang pemukiman warga. Saat sedang mandi, tetiba datang ombak besar yang menyebabkan keduanya terseret. Beruntung ada rekan korban yang melihat dan berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan, langsung berdatangan dan berupaya melakukan pertolongan.

Namun ombak besar yang terjadi menyebabkan warga sempat kesulitan melakukan penyelamatan. Setelah sekira 15 menit, kedua korban ditemukan dan diberikan pertolongan pertama oleh warga dibantu beberapa nelayan Desa Merpas Kecamatan Nasal yang menggunakan perahu sampan.

Keduanya pun berhasil dibawa ke daratan. Setelah diberi pertolongan pertama, kedua korban dibawa ke Puskesmas Nasal untuk pertolongan medis.

Namun korban Tiara tidak bisa disalamatkan. Tim medis Puskesmas Nasal menyatakan remaja tersebut telah meninggal dunia. Sementara Siti Amina, berhasil diselamatkan tim medis dan masih dalam perawatan di Puskesmas Nasal. Pihak keluarga korban yang memahami kecelakaan yang terjadi, sepakat untuk segera menyemayamkan korban. “Kami mengimbau masyarakat tidak nekat mandi di laut. Berbahaya! Apalagi saat ini cuaca kurang mendukung,” tuntas Kapolsek. (jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *