Cegah Kerumunan, Minta Jualan Online di Rumah

  • Whatsapp
LARANGAN : Diskoperindag UKM Kaur saat menyampaikan larangan dengan penjual didepan lapangan merdeka dan sentral kuliner

BINTUHAN – Bulan suci Ramadan ini dimanfaatkan sejumlah pihak dengan berbagai aktivitas, termasuk juga para pedagang dadakan menjual menu takjil serta sejumlah kebutuhan di bulan Ramadan lainnya. Salah satunya di depan sentra kuliner dan lapangan merdeka. Sayangnya aktifitas ini dianggap menimbulkan kerumunan dan juga menyebabkan kemacetan.

Menyikapi hal ini, Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan dan (Diskop UKM Perindag) Kaur turun langsung dan meminta agar para pedagang tidak lagi berjualan di trotoar dan pinggir jalan. Hal ini guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan mencegah kemacetan.

Bacaan Lainnya

“Kita minta kepada pedagang takjil, petasan dan lainnya agar tidak lagi berjualan di sekitar trotoar lapangan merdeka ini dan silahkan berjualan di rumah atau secara online. Ini untuk mencegah kerumunan dan kemacetan di sekitar lokasi,” kata Sekretaris Diskop UKM Perindag Kaur Sipta Miarip SE, di sela-sela menyampaikan imbauan dengan para pedagang di lapangan merdeka Bintuhan.

Dikatakannya, bentuk pasar dadakan maupun pasar takjil di pinggir jalan saat Ramadan ini dilarang. Sebab pasar takjil dianggap berpotensi menimbulkan kerumunan massa saat pandemi virus Corona. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat berjualan takjil secara online dengan sistem antar jemput. Cara ini bisa dilakukan penjual dengan menjual makanannya melalui media sosial dan cukup menunggu di rumah saja atau dengan pola antar jemput.

Sementara bagi masyarakat yang ngabuburit, juga diminta agar tetap memakai masker dan menerapkan jaga jarak. “Wabah virus corona ini belum berakhir dan dengan banyaknya kerumunan ini bisa memicu munculnya klaster baru,” terangnya. Ditambahkannya, ia meminta kepada para pedagang musiman ini agar mengindahkan imbauan tersebut. Sebab jika nanti masih ada pedagang takjil ini bandel dan tetap berjualan, maka pihaknya akan menyurati pihak Satpol PP untuk membongkar lapak-lapak yang masih berdiri di trotoar jalan.

“Kalau pedagang ini tetap bandel tentu kita akan tindak tegas dengan membongkar lapak-lapak itu bersama petugas Satpol PP. Kita berharap kepada pedagang agar mengindahkan himbauan ini agar kita semua terhindar dari Covid-19,” tutupnya. (jul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *